Biografi numata

Meski telah dijaga ratusan petugas keamanan konser parade musik yang disponsori sebuah produk rokok diwarnai aksi perkelahian antarpenonton, Kamis malam (27/6) di lapangan Pemuda kota Cirebon. Gejala keributan mulai terlihat sejak sejumlah band pembuka tampil, dan bertambah parah saat Garasi Band dan Numata Band menampilkan atraksinya.

Puluhan pemuda terlibat perkelahian massal di tengah lapangan. Ratusan petugas keamanan langsung meredam keributan dengan mengamankan sejumlah penonton. Tercatat 20 penonton yang terlibat keributan maupun yang diduga sebagai provokator ditangkap polisi, kemudian mereka digelandang ke Mapolresta Cirebon guna menjalani pemeriksaan.

Perkelahian itu menyebabkan tiga orang penonton mengalami luka-luka di kepala akibat lemparan batu atau terkena pukulan.

“Mereka masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Cirebon,” kata Wakapolresta Cirebon Kompol Teddy Gusnadar SIk didampingi Kasat Samapta AKP Kasiyana, di Cirebon, Jumat (27/6).

Keributan juga kembali pecah pasca konser, Jumat (27/6) sekitar pukul 00.30, yang juga ditandai dengan aksi lempar batu di tiga tempat di kota itu. Dalam peristiwa lempar batu itu, tiga unit kendaraan berupa truk pengangkut semen bernopol F 9980 FC, E 8027 AO dan E 9413 H mengalami rusak berat akibat terkena lemparan batu.

Selain aksi tawuran dan perang batu, nasib tragis dialami Toharudin (20), penonton konser asal Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon yang tewas terjatuh dari mobil truk tronton yang ditumpanginnya, Jumat (27/6) sekitar pukul 01.00 WIB.

Toharudin yang bermaksud pulang tewas akibat mengalami luka-luka cukup parah di bagian wajah dan kepala belakangnnya karena kepalanya membentur aspal. Jenazah korban dibawa keluarganya Jumat pagi (27/6) sekitar pukul 08.00 dari kamar mayat RSUD Gunung Jati Cirebon untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Published in: on May 25, 2009 at 8:26 am  Comments Off on Biografi numata  
Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,
%d bloggers like this: