Biografi Kapten

Saat ini di beberapa anggota band ada yang memilih untuk bersolo karir ketimbang berkarya terus dengan bandnya. Namun, ada juga beberapa grup musik yang tetap bertahan hingga menjadi legendaris. Dan itulah yang menjadi patokan untuk band rock asal Bandung, Kapten, yang mengungkapkan bahwa mereka ingin selalu ada selamanya dan menjadi salah satu band legendaris.

Keempat personel, Zaky (vokal), Arie (bass), Pupun (gitar), dan Q-Wee (drum) – yang secara terpisah ditemui Kapanlagi.com usai konsernya di Malang, Sabtu (28/7), mengungkapkan hal ini. Anehnya, hampir semua jawaban mereka sama. Mungkin juga didasari oleh kekompakan mereka yang diyakini oleh kecintaan bermusik.

Zaky, sang vokalis yang ditemui pertama kali mengatakan, “Kami tidak ingin muluk-muluk, yang penting bertahan terus sampai bisa jadi band legendaris. Apapun yang terjadi, kami memang berasal dari band yang berbeda pada awalnya, tapi kami percaya satu sama lain dan yakin akan bisa seperti band lainnya.”

“Soal legendaris dan soal musik, memang publik yang menentukan bisa abadi atau tidak, kalau kami sih ingin terus bisa berkarya, memberikan yang terbaik. Insya Allah karya-karya yang kami ciptakan itu bisa jadi abadi,” tambah Arie.

Sedangkan Pupun dan Q-Wee yang ditemui terakhir menjawab, “Kami ingin punya banyak fans lah, pokoknya bisa diterima masyarakat dan jadi legendaris. Kalau bisa, kami ingin legendaris seperti God Bless. Bila perlu seperti Metallica sekalian.”

Namun, mereka juga menambahkan tidak ingin bermimpi terlalu jauh. Yang paing ingin mereka raih untuk sementara ini adalah Platinum, karena mereka akui penjualan lagu-lagu mereka dipasaran belum ‘mengena’. “Kami ingin dapat Platinum, sewaktu album pertama memang masih jauh meraih itu, tapi kami optimis dalam album kedua ini kami bisa mendapatkan perhatian publik yang lebih banyak,” ujar Zaky.

Dengan adanya album kedua ini, Kapten memang sedikit berbeda dari album perdananya. Mereka lebih mengarah ke arti cinta dan lebih ‘kalem’. Diakui mereka, hal ini memang dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar musik. “Kami juga berusaha untuk menyeimbangkan keinginan bermusik kami dengan konsumtif pasar musik tentunya. Biar bagaimanapun, kita memang tidak bisa mengacuhkan selera publik. Kita kan bisa besar karena mereka,” tambah

Published in: on May 5, 2009 at 5:20 am  Comments Off on Biografi Kapten  
Tags: , , , , , , , , , , , ,
%d bloggers like this: